Pentingnya Perangkat KB di Daerah

    Share

    Admin
    FB3 ADMIN
    FB3 ADMIN

    Male
    Jumlah posting : 403
    Age : 32
    Location : indonesia
    Job/hobbies : programmers
    Registration date : 2008-08-01

    hot tread Pentingnya Perangkat KB di Daerah

    Post by Admin on Tue Jan 13, 2009 9:53 am



    JAKARTA, SENIN Dari 485 kabupaten/kota yang ada di Indonesia, sebanyak 64 persen di antaranya telah memiliki Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana. Sisanya, sebanyak 27 persen, masih berupa Rancangan Peraturan Daerah dan belum disahkan, yang lainnya masih bergabung dengan dinas lainnya.

    "Jumlah itu sudah lumayan walaupun belum semua daerah memiliki badan yang mengurus Keluarga Berencana," kata Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Sugiri Syarief di Jakarta, Senin (12/1).

    Perangkat KB di daerah sangat penting untuk terus mensosialisasikan program-program KB dan guna menambah peserta baru KB. Petugas lapangan KB baik di tingkat desa maupun kecamatan mempunyai peran penting terhadap peningkatan kesertaan ber-KB terutama dalam upaya pemberian informasi, komunikasi, dan edukasi.

    Petugas lapangan KB juga penting dalam menggerakkan kegiatan mekanisme operasional KB bersama kader KB di tingkat lapangan. Jumlah tenaga lapangan/PLKB sebelum desentralisasi, yakni pada Desember 2003, tercatat 26.157 orang. Namun, setelah kewenangan penyelenggaraan program KB nasional diserahkan kepada pemerintah kabupaten/kota, jumlah PLKB mengalami penurunan menjadi 26.074 orang (2004). Desember 2005 sebanyak 21.480 orang, tahun 2006 sebanyak 21.007 orang.

    Untuk mengatasi terjadinya pengalihan fungsi PLKB secara terus menerus, berbagai upaya advokasi dilakukan sehingga pada akhir Desember 2007 jumlah PLKB meningkat menjadi 22.030 orang dan November 208 menjadi 22.268 orang.

    Sebelum desentralisasi pada tahun 2003, rasio PLKB terhadap desa/kelurahan 1:2, yang berarti bahwa setiap 1 PLKB dapat membina tiga desa. Setelah desentralisasi pada tahun 2005, rasio PLKB terhadap desa menjadi 1:3,4 atau setiap PLKB membina tiga atau empat desa. Idealnya, setiap desa dibina oleh satu PLKB.

    Selain itu, secara nasional, Perkiraan Permintaan Masyarakat Peserta Baru (PPM PB) sebanyak 6.665.203 peserta, sedangkan pencapaian Peserta Baru (PB) sampai dengan November 2008 sebanyak 6.117.338 peserta atau 91,8 persen dari PPM PB 2008. Pencapaian PB pada tahun 2008 ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan pencapaian PB sampai dengan bulan November 2007, yaitu hanya 5.108.013 peserta.

    Peserta KB baru swasta yang menggunakan sarana pelayanan nonpemerintah pada saat menjadi peserta KB baru, sampai dengan November 2008, mencapai 2.388.537 peserta atau 39,09 persen dari total PB sebanyak 6.117.338 peserta.




      Current date/time is Sun Dec 11, 2016 6:51 pm