Polri Bantah Mempetieskan Kasus Adam Air

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Polri Bantah Mempetieskan Kasus Adam Air

    Post by  on Thu Jan 22, 2009 5:54 pm

    JAKARTA, KAMIS Direktur I Keamanan dan Transnasional Bareskrim Mabes Polri Brigjen Badrodin Haiti membantah mempetieskan kasus dugaan penggelapan dana di maskapai penerbangan Adam Air Sky Connection Airlines. Penyidikan masih terus dilanjutkan. Saat ini berkas tinggal menyempurnakan dan akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

    Bahkan menurut keterangan Badrodin, Komisaris Utama sekaligus pendiri Adam Air, Sandra Ang, baru-baru ini diperiksa di Bareskrim Mabes Polri untuk memberikan keterangan tambahan. "Kita lakukan pemeriksaan, agar bisa segara dilimpahkan ke kejaksaan," kata Badroedin, Kamis (22/1).

    Sayang Badrodin tidak menyebut kapan pemeriksaan terhadap Sandra Ang itu dilakukan. Namun, mantan Kapolda Sulawesi Tengah ini menuturkan, pemeriksaan tambahan ini dilakukan agar berkas dari penyidik Mabes Polri tidak dimentahkan kejaksaan. "Berkas ini harus kita lengkapi agar tidak bolak-balik dengan pihak kejaksaan," katanya.

    Ketika ditanya mengenai rencana penahanan, Badrodin terus terang menyatakan belum ada rencana untuk melakukan penahanan terhadap Sandra Ang. Alasannya, selama ini Sandra Ang cukup kooperatif dan tidak ada kekhawatiran melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. Menurut Badrodin, penyidik lebih memilih fokus memikirkan penyelesaian penyidikan kasus ini dan segera dilimpahkan kepada Kejaksaan dari pada memikirkan upaya penahanan pada tersangka.

    Sandra Ang ditetapkan sebagai tersangka sejak tanggal 11 Agustus 2008. Kasus dugaan penggelapan penyertaan modal Global Transportation Services di Adam Air senilai Rp 157 miliar ini dilaporkan mantan Direktur Keuangan Gustiono Kustianto sejak Maret 2008. Global Transportation Services merupakan anak usaha Bhakti Investama, yang memiliki 19 persen saham di Adam Air.

    Dalam laporan Gustiono kepada Bareskrim Mabes Polri, ada tujuh orang dari pihak Adam Air yang dilaporkan. Ketujuh orang yang dilaporkan tersebut, antara lain, Direktur Utama PT Adam SkyConection Airlines Adam Adithya Suherman, Wakil Komisaris Utama Sandra Ang, Komisaris Gunawan Suherman, dan Direktur Bagian Komersial dan IT PT Adam SkyConection Airline Yundi Suherman. Dari tujuh orang itu, akhirnya hanya Sandra Ang yang ditetapkan sebagai tersangka.

    Menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Abubakar Nataprawira, penahanan terhadap tersangka adalah wewenang dan pertimbangan dari penyidik. "Wewenang itu ada di penyidik," kata Abubakar. Penahanan dilakukan, menurut Abubakar, bila tersangka dikhawatirkan akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

      Current date/time is Sat Dec 03, 2016 5:15 am