Ibu... Aku Mau Sekolah Lagi

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Ibu... Aku Mau Sekolah Lagi

    Post by  on Thu Jan 22, 2009 6:12 pm

    IBUUU.... aku mau pulang... kapok Bu... Enggak mau nyuri lagi. Aku mau masuk sekolah lagi Bu.... Itulah rintihan SR, manakala melihat sang ibunda tercintanya Ny Damia (34) memasuki ruang pintu Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Balikpapan, Kalimantan Timur. Bocah itu lari secepat kilat lalu memeluk ibunya. Teriakan SR - bocah berusia 9 tahun - membuat para tahanan dan tamu lainnya, terharu. Suasana haru itu semakin menjadi haru biru manakala bocah itu memeluk tubuh dan mencium pipi ibunya.

    Mengenakan kaus oblong warna hitam merah dipadu celana pendek hitam, bocah kelahiran Manado, 27 September 1999, itu terlihat rapi. Rambutnya lurus masih basah klimis mengkilap. Tak henti-hentinya mulut SR mencurahkan isi hatinya kepada Damia. SR tampak menyesal karena ingin memiliki sepeda dengan cara mengambil milik orang lain.

    "Tolong Bu... mau pulang, kangen sama ibu, pokoknya ibu jangan pulang lagi . Aku enggak mau di sini (rutan) terus," rintihnya sembari menangis dalam pelukan ibunya. Untuk menghentikan tangisnya, Damia memberikan nasi bungkus yang dibeli di dalam rutan. Kemudian Damia memberikan handphone miliknya agar SR terhibur memainkan game.

    Damia mengatakan, anaknya baru saja dipindah satu minggu dari sel Polsek Balikpapan Utara ke rutan terkait kasus pencurian. Sambil memegang HP, bocah lugu itu membenarkan perkataan ibunya yang ingin memiliki sepeda. Karena kemauannya belum dituruti orangtuanya yang tidak mampu membelikan sepeda, SR lalu bermain di sekitar wilayah Perumahan Wika menaiki angkutan kota dari rumahnya di Jalan Patimura RT 74 Km 4 Batu Ampar (depan Hotel Beriman). Saat itulah dirinya melihat sebuah sepeda sedang ditaruh di halaman depan rumah.

    Tanpa pikir panjang, ia mengendarai sepeda tersebut bersama temannya bernama Riki. "Aku cuma ambil sepeda di Wika dengan temanku untuk main-main. Aku yang setir dan temanku yang bonceng di belakang. Setelah itu aku ditangkap Pak Satpam," tutur anak sulung dari pasangan Elly Rotty dan Damia ini.

    Kejadian yang dialami SR itu terjadi sekitar satu bulan lalu. Namun, derita bocah lugu itu harus menanggung beban seperti layaknya orang dewasa. Ia dikumpulkan dengan ratusan pelaku kriminal orang dewasa di dalam rutan sehingga beberapa penghuni rutan begitu akrab dengannya.

    Dalam perbincangan itu, lagi-lagi SR merengek kepada ibunya agar ia segera dikeluarkan dari lingkungan Rutan. "Bu tolong Bu ... aku ingin pulang, mau sekolah lagi," ujarnya sembari meneteskan air mata. Namun, Damia hanya bisa menangis dan memeluk bocah itu karena merasa tidak bisa melindungi anaknya dari jeratan hukum. "Bagaimana ini ... saya tidak bisa berbuat apa-apa. Sampai kapan anak saya menderita seperti ini," ujar Damia sembari meneteskan air mata dan memeluk tubuh mungil anaknya. (ahmad bayasut)

      Current date/time is Sat Dec 03, 2016 3:03 am