Program Kesehatan Gratis untuk Warga Sumsel

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Program Kesehatan Gratis untuk Warga Sumsel

    Post by  on Thu Jan 22, 2009 7:17 pm

    PALEMBANG, RABU Mulai Kamis ini, seluruh warga Sumsel dapat menikmati program kesehatan gratis, baik di rumah sakit pemerintah, maupun puskesmas. Syaratnya cukup dengan menunjukkan KTP Sumsel, kartu Jamkesmas, kartu keluarga, atau surat keterangan domisili.

    Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Zulkarnain Noerdin, Rabu (21/1), mengatakan, persiapan peluncuran program kesehatan gratis yang disebut Jamsoskes Semesta itu sudah selesai dilakukan. Persiapan tersebut di antaranya adalah penandatanganan nota kesepahaman dengan RSUD dan Puskesmas di 15 kabupaten/kota.

    Menurut Zulkarnain, Jamsoskes Semesta dan Jamkesmas memiliki perbedaan. Perbedaannya, Jamsoskes Semesta dananya berasal dari dana APBD Sumsel, sedangkan Jamkesmas dananya berasal dari Departemen Kesehatan. Program Jamsoskes Semesta akan melayani sekitar 4 juta warga Sumsel yang belum dijamin program asuransi Jamkesmas, Jamsostek, Asabri, dan program asuransi lainnya.

    Ia mengatakan, dana yang disiapkan untuk Jamsoskes Semesta sebesar Rp 240 miliar dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas Kesehatan Sumsel yang berasal dari APBD Sumsel 2009.

    Menurut Zulkarnain, masyarakat yang membutuhkan pengobatan tinggal datang ke rumah sakit atau puskesmas dengan menunjukkan bukti sebagai warga Sumsel. Jamsoskes Semesta juga melayani pasien lintas kabupaten/kota asalkan masih penduduk Sumsel dan berada di wilayah Sumsel.

    Zulkarnain mengatakan, program Jamsoskes Semesta merupakan program kesehatan gratis karena warga tidak hanya mendapatkan pengobatan gratis, tetapi juga mendapatkan pencegahan penyakit secara gratis.

    Ditanggung pemerintah

    Zulkarnain menjelaskan, program Jamsoskes Semesta mengacu pada sistem Jamkesmas dari pemerintah pusat. Jamsoskes Semesta menggunakan standar pelayanan dan obat-obatan yang sama dengan Jamkesmas.

    Program kesehatan gratis, kata Zulkarnain, bukan berarti semuanya tidak perlu bayar. Jasa dokter dan obat-obatan tetap dibayar. Namun, jasa dokter dan obat dibayar oleh pengelola Jamsoskes Semesta di kabupaten/kota, bukan dibayar oleh pasien.

    Obat yang diberikan kepada pasien adalah obat generik. Apabila terpaksa menggunakan obat bukan generik, hal itu harus mendapat persetujuan komite medik. "Jadi, meskipun pasien mendapat obat bukan generik, pasien tetap tidak dipungut bayaran," kata Zulkarnain

    Menurut Zulkarnain, peluncuran program Jamsoskes Semesta rencananya akan dilakukan hari Selasa (27/1). Acara peluncuran itu akan dihadiri Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.

      Current date/time is Sat Dec 03, 2016 7:21 am