Jusuf Kalla: Jangan Pilih Partai yang Bahayakan Hidup Petani

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Jusuf Kalla: Jangan Pilih Partai yang Bahayakan Hidup Petani

    Post by  on Fri Jan 23, 2009 4:36 pm

    JAKARTA, JUMAT Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Jusuf Kalla meminta masyarakat untuk tidak memilih partai yang membahayakan kehidupan para petani. Namun, pilihlah partai yang justru membahagiakan kehidupan petani.

    Arahan Kalla ini disampaikan dalam acara silaturahmi dan temu kader Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat II Partai Golar Kabupaten Kediri, Jumat (23/1) sore ini. Dalam acara itu hadir Ketua DPD tingkat II Partai Golar Kabupaten Kediri Suyitno serta sejumlah pimpinan partai dari Jakarta, di antaranya salah satu ketua Dewan Pimpinan Pusat Priyo Budi Santoso.

    "Jadi harus hati-hati, jika ada kampanye yang juru kampanyenya menyerukan untuk menurunkan harga beras itu berbahaya bagi masyarakat khususnya petani. Sebab, dengan harga beras yang rendah, maka kesulitan dan semakin miskin adalah petani," jelasnya.

    Kalla menambahkan, "Jadi jangan sampai memilih partai seperti itu, iya kan?! Mari kita pilih partai yang membahagiakan petani, sebab 45 persen penduduk Indonesia adalah petani. Partai yang membahagiakan petani adalah Partai Golkar."

    Kalla tidak mengungkapkan partai mana saja yang dituduhnya berbahaya. Sejauh ini sejumlah partai hampir seluruh programnya adalah menurunkan harga sembako karena dianggap membebankan kemampuan daya masyarakat. Sebut saja seperti PDI Perjuangan, Gerindra, dan beberapa partai lainnya.

    Dia menjelaskan, harga pokok pembelian beras petani sebesar Rp 4.600 per liter apabila diturunkan menjadi Rp 3.000 yang rugi jelas petani. Sebab, pemerintah sudah memberikan keseimbangan harga, baik harga petani maupun pembelian di masyarakat. "Golkar dan pemerintah bisa saja menurunkan harga supaya masyarakat bisa membeli lebih murah, tapi bagaimana dengan nasib petani? Keseimbangna harga itulah yang diciptakan oleh pemerintah dan juga Partai Golkar," katanya.

      Current date/time is Wed Dec 07, 2016 7:29 pm