Truk dan Tiga Bus Kecelakaan Beruntun

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Truk dan Tiga Bus Kecelakaan Beruntun

    Post by  on Fri Jan 23, 2009 4:50 pm

    KEDIRI, JUMAT Kecelakaan beruntun antara truk pengangkut pasir dan tiga bus pariwisata terjadi di Jalan Raya Kediri-Kertosono, Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (23/1) pukul 04.00.

    Seorang kernet bus tewas, dan sembilan penumpang luka-luka. Korban tewas bernama Setiya Budi (30), kernet bus Tunggal Jaya bernomor polisi AD 1568 EG yang dikemudikan Bambang. Setiya meninggal pada saat kejadian.

    Diduga ia terpental pada saat terjadi benturan keras. Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk diperiksa guna dipastikan penyebab kematiannya. Selain korban tewas, sembilan korban luka juga dilarikan ke rumah sakit yang sama. Dari sembilan penumpang, tujuh di antaranya menderita luka ringan. Mereka diizinkan pulang setelah pengobatan. Adapun dua penumpang lainnya masih dirawat karena mengalami luka parah, berupa gegar otak sedang. Mereka adalah Sukati dan Timatun Sonkalis.

    Menurut keterangan saksi, truk pengangkut pasir bernomor polisi S 9854 W dan tiga bus pariwisata yang membawa rombongan karyawan Pabrik Gula Ngadiredjo Kediri berjalan beriringan dari arah Kertosono menuju Kediri. Bus membawa rombongan pariwisata yang baru pulang dari Bali.

    Setibanya di Desa Ngebrak, truk mengerem mendadak sehingga bus yang dikemudikan Bambang, yang tepat berada di belakang truk, banting setir ke kanan untuk menghindari tabrakan. Namun nahas, bus malah ditabrak dari belakang oleh bus rombongan kedua bernomor polisi B 2970 CE yang dikemudikan Sanjoyo.

    Menurut Sanjoyo, ia sudah berusaha mengerem sebelum terjadi tabrakan. Akan tetapi, ia kesulitan mengendalikan bus ketika, saat itu juga, bus Tunggal Jaya yang membawa rombongan ketiga menabraknya dari belakang. Bus ketiga ini bernomor polisi AD 1553 AG.

    Kepala Unit Laka Lantas Polres Kediri Iptu M Amin mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mencari sopir truk yang kabur setelah kecelakaan. Penyebab kecelakaan masih diselidiki, belum jelas penyebab truk berhenti mendadak. "Ada yang mengatakan sopir truk menghentikan laju mobilnya karena menurunkan penumpang. Akan tetapi, ada yang mengatakan kalau truk berhenti mendadak karena gardan belakang patah. Kami masih memeriksa kebenarannya," ujarnya.

      Current date/time is Sat Dec 03, 2016 7:22 am