Pemkot Semarang Akan Ajukan Surat Perpanjangan

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Pemkot Semarang Akan Ajukan Surat Perpanjangan

    Post by  on Thu Feb 05, 2009 12:12 am

    SEMARANG, RABU - Pemerintah Kota Semarang akan
    mengajukan surat permohonan untuk perpanjangan batas akhir penyerahan
    rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah 2009 kepada Gubernur
    Jawa Tengah. Hal itu karena pembahasan RAPBD Kota Semarang dijadwalkan
    selesai tanggal 26 Februari melewati batas akhir yang ditetapkan
    Gubernur, yaitu 10 Februari.
    Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip
    mengatakan hal tersebut seusai rapat paripurna, di Balaikota Semarang,
    Rabu (4/2). Rapat paripurna itu berisi mengenai jawaban wali kota atas
    pandangan umum fraksi-fraksi terhadap pengantar nota keuangan RAPBD
    2009.
    "Kami mengharapkan secepatnya selesai karena pembahasan
    RAPBD sudah bukan wewenang pemkot lagi tetapi di Dewan Perwakilan
    Rakyat Daerah (DPRD)," kata Sukawi.
    Pembahasan RAPBD 2009 Kota
    Semarang selesai pada 26 Februari mendatang. Padahal, seharusnya
    pengesahan tersebut sudah dilakukan pada 31 Desember 2008.
    Anggota
    Panitia Musyawarah (Panmus) DPRD Kota Semarang A gung Budi Margono
    mengatakan, molornya pembahasan RAPBD Kota Semarang tersebut tidak
    terlepas dari keterlambatan Pemkot Semarang dalam menyerahkan kebijakan
    umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS).
    "Seharusnya
    Pemkot menyerahkannya pada Juni 2008, tetapi baru dilakukan pada
    November 2008. Hal inilah yang menybebkan pembahasan menjadi
    terlambat," ucap Agung.
    Untuk itu, Agung mengakui, penetapan batas akhir penyerahan RAPBD Kota kepada Gubernur Jateng akan sulit dipenuhi.Bahkan,
    lanjut Agung, jadwal yang telah ditetapkan Panmus DPRD dapat lebih
    molor lagi jika Pemkot Semarang tidak tanggap dengan kebutuhan
    pembahasan RAPBD. "Seperti, dengan penyediaan rencana kebutuhan
    anggaran," katanya.
    Anggota Panitia Anggaran DPRD Kota Semarang
    Ahmadi menambahkan, molornya pembahasan RAPBD tersebut berpotensi
    mengakibatkan dana alokasi umum dari pemerintah pusat terkena potongan
    sebesar 25 persen.
    Ahmadi memperkirakan, apabila pembahasan RAPBD
    bisa selesai akhir Februari maka anggaran baru bisa dipergunakan pada
    bulan Maret.

      Current date/time is Sun Dec 11, 2016 8:46 pm