Indonesia Kekurangan Jumlah Pembina Pramuka

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Indonesia Kekurangan Jumlah Pembina Pramuka

    Post by  on Thu Feb 05, 2009 12:13 am

    BANDUNG, RABU - Indonesia kekurangan jumlah pembina
    pramuka. Saat ini, rata-rata satu pembina pramuka harus mendampingi 16
    anggota. Padahal, idealnya, satu pembina mendampingi sembilan anggota.
    "Selain
    itu, usia pembina pramuka Indonesia mayoritas diatas 40 tahun. Hal itu
    dikatakan menjadi salah satu penyebab terhambatnya pembinaan dan
    pengajaran nilai pramuka," kata Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
    Indonesia, Azrul Azwar, saat membuka Rapat Kerja Daerah Kwartir Daerah
    Gerakan Pramuka Jawa Barat, di Bandung, Rabu (4/2).
    Menurut
    Azrul, saat ini, jumlah pembina pramuka di Indonesia hanya 1,2 juta
    orang. Jumlah itu dikatakan tidak ideal bila dibandingkan jumlah
    anggota pramuka sebanyak 16 juta orang. Artinya, satu orang pembina
    terpaksa membina hingga 16 orang. "Jumlah itu hanya di atas kertas.
    Akan berkurang bila dihitung pembina yang benar-benar aktif," katanya.
    Menurut
    Azrul, seharusnya seorang pembina paling banyak menangani sembilan
    orang anggota. Dengan begitu, transfer ilmu, pendidikan non formal, dan
    pesan yang ingin disampaikan cepat diterima anggota pramuka.
    Selain
    minimnya jumlah pembina, usia pembina yang ada dianggap terlalu tua.
    Mayoritas pembina pramuka berusia lebih dari usia 40 tahun. Hal itu
    dikatakan bisa berpengaruh pada keaktifan dan pengajaran yang diberikan.
    Oleh
    karena itu, di tahun 2009, dengan pertimbangan mendapatkan dana
    pemerintah sebesar Rp 96 miliar, sebanyak 30 persen difokuskan pada
    pelatihan kualitas dan kuantitas pembina. Teknisnya dilakukan secara
    bertahap, dari tingkat nasional lantas ke tingkat gugus depan.
    "Pada
    tahun 2009 kami juga akan menambah 1.000 gugus depan di berbagai
    daerah. Saat ini, jumlah gugus depan baru 250.000. Penambahan ini
    penting karena gugus depan merupakan pintu pertama pembinaan pramuka,"
    katanya.
    Selain penguatan internal, Azrul juga mengatakan
    pentingnya faktor eksternal. Untuk menguatkan dasar dan pembiayaan
    pramuka, Kwarnas sudah menyerahkan rancangan undang-undang (RUU)
    tentang Gerakan Pramuka ke Komisi X DPR. Ia mengharapkan tahun ini RUU
    itu segera menjadi UU. Isinya jaminan hukum lebih luas bagi Pramuka
    dalam mengembangkan pendidikan nilai di Indonesia.
    Hal yang sama
    dikatakan Ketua Kwartir Daerah Jawa Barat Muchamad Muchtar. Menurutnya,
    untuk meningktkan kualitas pembina, pihaknya terus melakukan pelatihan.
    Tahun
    2008 lalu, sekitar 1.400 pembina Pramuka Jawa Barat telah mendapatkan
    kursus kepelatihan. Diharapkan, para pembina terus mengembangkan
    ilmunya sebagai upaya menjaga minat masyarakat pada kegiatan pramuka.

      Current date/time is Wed Dec 07, 2016 12:58 am