Bandara Adisumarmo Miliki Terminal Baru

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Bandara Adisumarmo Miliki Terminal Baru

    Post by  on Thu Feb 05, 2009 12:14 am

    BOYOLALI, RABU Bandar Udara Adisumarmo Surakarta
    akan mengoperasikan terminal baru yang lebih mencerminkan statusnya
    sebagai bandara internasional. Terminal baru ini terletak di sebelah
    utara terminal lama yang merupakan milik TNI AU. Terminal baru dibangun
    di atas lahan seluas 13.000 meter persegi. Kompleks terminal lama hanya
    seluas 4.000 meter persegi.
    "Pembangunan fisik sudah mencapai 86
    persen. Sisanya tinggal pembangunan garbarata atau akses penghubung
    dari terminal ke pesawat," kata Manajer Operasi dan Teknik PT Angkasa
    Pura I Bandara Adisumarmo Bambang Wahono di Boyolali, Jawa Tengah, Rabu
    (4/2).
    Pembangunan terminal baru ini, menurut Manajer Keuangan,
    Komersial, dan Umum PT Angkasa Pura I Bandara Adisumarmo Herdiyanto,
    menelan biaya Rp 58 miliar.
    "Terminal baru memiliki fasilitas parking stand sembilan pesawat narrow body seperti Boeing 737-200, 737-300, dan 737-400 atau tiga pesawat wide body dan tiga pesawat narrow body. Yang lama hanya bisa menampung empat pesawat narrow body," kata Bambang.Operasional
    terminal baru rencananya akan dimulai 1 Maret mendatang dan diresmikan
    7 Maret oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dengan adanya terminal
    baru yang lebih representatif, menurut Bambang, pihaknya berharap dapat
    mengundang maskapai penerbangan untuk membuka rute baru di Solo.
    Saat
    ini, Solo hanya melayani rute Solo-Jakarta dengan pesawat Garuda
    Indonesia, Sriwijaya, dan Lion Air. Penerbangan internasional hanya
    melayani ke Singapura dengan Silk Air dan Malaysia dengan AirAsia.
    Minimnya
    rute yang dilayani Bandara Adisumarmo dikeluhkan pelaku pariwisata di
    Surakarta. Calon wisatawan lebih memilih Yogyakarta karena melayani
    rute penerbangan lebih banyak. Seperti Kota Solo yang ingin
    mengembangkan diri sebagai kota MICE jadi terkendala. "Setidaknya untuk
    soal naik pesawat, tamu lebih memilih pergi ke Yogyakarta karena
    pilihan rute dan maskapainya lebih banyak," kata Ketua Perhimpunan
    Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Surakarta Soebandono.
    Nantinya,
    terminal baru dapat dapat menampung total 600 orang dari sebelumnya
    hanya 200 orang. Terminal baru juga akan dilengkapi dengan lounge tenaga kerja Indonesia (TKI). "Kami berharap terminal baru ini diiringi dengan adanya bus rapid transit
    sehingga calon penumpang tidak perlu mengeluarkan biaya mahal untuk
    mencapai bandara. Sebelumnya hanya bisa dengan taksi," kata Herdiyanto.
    Setelah
    membangun terminal, PT Angkasa Pura I, menurut Bambang, akan membangun
    jalan akses khusus ke bandara sepanjang 529,8 meter. Jalan selebar 15
    meter ini rencananya mulai dibangun 2009 dan selesai tahun 2010.

      Current date/time is Mon Dec 05, 2016 3:28 pm