BPOM Semarang Sita Ribuan Jamu Ilegal

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread BPOM Semarang Sita Ribuan Jamu Ilegal

    Post by  on Thu Feb 05, 2009 12:29 am

    CILACAP, SELASA - Balai Besar Pengawas Obat dan
    Makanan (BPOM) Semarang menyita ribuan bungkus jamu ilegal dan ribuan
    kaleng obat keras dari sebuah perusahaan ekspedisi di Desa Krandegan,
    Kecamatan Sampang, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (2/2).

    Kepala
    Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BPOM Semarang, Rustyawati mengatakan,
    penyitaan tersebut merupakan yang terbesar dalam kegiatan rutin BPOM di
    awal tahun 2009.

    "Kami berhasil menyita ribuan bungkus jamu
    ilegal yang terdiri 16 jenis dan 2.000 kaleng obat keras jenis CTM
    (Chlorpheniramin) masing-masing berisi 1.000 tablet," katanya.

    Menurut dia, penyitaan tersebut bermula dari investigasi yang dilakukan di Cilacap.

    Saat
    berada di perusahaan ekspedisi Bina Putra Ekspres di Desa Krandegan,
    BPOM Semarang melihat adanya tumpukan kardus yang teryata berupa obat
    keras dan jamu ilegal.

    Saat BPOM mengkonfirmasi kepemilikan jamu
    ilegal dan obat keras tersebut, pemilik perusahaan ekspedisi KR (40)
    mengaku tidak mengetahuinya.

    Meski demikian, berdasarkan data di
    lokasi temuan, diketahui jamu ilegal dan obat keras tersebut milik
    sejumlah pengusaha/perajin jamu di wilayah Sampang dan Kroya (Kabupaten
    Cilacap) serta Buntu (Banyumas).

    Selain itu, jamu ilegal tersebut hendak dikirim ke Jakarta, Bandung, Samarinda, dan sejumlah kota lainnya di luar Pulau Jawa.

    "Kami
    tetap melakukan penyitaan terhadap jamu ilegal dan obat keras tersebut,
    sedangkan pemilik perusahaan ekspedisi masih kita minta keterangannya,"
    kata Rustyawati.

      Current date/time is Sun Dec 04, 2016 4:48 am