Delapan Paus Mati di Hutan Mangrove Denpasar

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Delapan Paus Mati di Hutan Mangrove Denpasar

    Post by  on Thu Feb 05, 2009 12:52 am

    DENPASAR, SELASA Delapan ekor paus ditemukan mati
    terdampar di kawasan hutan mangrove di sekitar Pulau Serangan,
    Denpasar, Bali. Ini merupakan jumlah terbanyak dalam sejarah
    terdamparnya paus di Bali dalam satu kurun waktu tertentu.
    Menurut
    keterangan peneliti di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Bali
    Budi Utomo, di Denpasar, Selasa (3/2), kondisi semua paus itu cukup
    mengenaskan, tertancap di akar-akar bakau.
    "Kondisinya rata-rata
    sudah membusuk sehingga diperkirakan sudah terdampar sekitar sepekan
    terakhir. Memang tidak mudah terlihat karena mereka tersembunyi di
    bawah maupun tertancap di akar-akar bakau. Baru kelihatan apabila air
    pasang surut," kata Budi Utomo.
    Berdasarkan identifikasi BKSDA Bali, semua paus itu adalah paus pemandu sirip pendek (Short-finned pilot whale/Globicephala macrorhynchus).
    Tiga ekor berukuran panjang 2,5 meter dengan lingkar badan 2 meter dan
    lima ekor sisanya berukuran lebih besar, dengan estimasi panjang 3-3,5
    meter.
    Budi menyatakan, terdamparnya delapan paus itu merupakan
    terbanyak dalam sejarah di Bali dalam satu kurun waktu tertentu.
    Biasanya kasus terdamparnya paus itu hanya terjadi sekali dua kali
    dalam 2-3 tahun. Namun, kondisi awal tahun ini dan akhir tahun lalu
    cukup berbeda, bahkan menunjukkan gejala cukup ekstrim.
    Sebelum
    kasus terdamparnya delapan paus pemandu sirip pendek itu, empat paus
    telah ditemukan mati di pesisir Bali sepanjang bulan Januari lalu.
    Jenis paus itu antara lain paus punggung bongkok atau humpback whale (Megaptera novaeangliae) dan paus sperma atau sperm whale (Physeter macrocephalus).
    "Dugaan
    sementara kami adalah akibat sangat kuatnya arus atau terjadinya cuaca
    ekstrim di perairan sekitar Bali. Kondisi itu sangat tidak memungkinkan
    bagi biota yang hidup di dalamnya, termasuk bagi paus yang mungkin
    sedang bermigrasi melewati kawasan perairan itu," kata Budi.

      Current date/time is Sun Dec 04, 2016 12:41 am