Pascatuduhan "ABS", Mantan Petinggi TNI Kumpul

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Pascatuduhan "ABS", Mantan Petinggi TNI Kumpul

    Post by  on Fri Feb 06, 2009 5:48 pm

    JAKARTA, KAMIS — Sejumlah
    mantan petinggi militer, yang memegang pucuk pimpinan di lingkungan TNI
    semasa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri, menggelar
    pertemuan di salah satu restoran di Gedung Wisma Nusantara, Jakarta,
    Kamis (5/2).
    Walau acara itu tak berselang lama setelah Presiden
    Susilo Bambang Yudhoyono melontarkan kecurigaan adanya gerakan ”asal
    bukan calon presiden berinisial S” (ABS) di kalangan petinggi militer
    aktif, terutama di TNI AD, mereka yang hadir menolak dikait-kaitkan
    dengan hal itu.
    Mereka yang datang antara lain mantan
    Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto, mantan Kepala Staf
    TNI Angkatan Darat Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu, mantan Kepala
    Staf TNI Angkatan Laut Laksamana (Purn) Bernard Kent Sondakh, dan
    mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal (Purn) Chappy Hakim.
    ”Enggak
    ada apa-apa. Pertemuan biasa saja, makan siang. Tak ada kaitan dengan
    isu (’ABS’) itu atau dengan masalah lain. Dulu kami biasa kok, ketemuan
    begini tiap bulan. Karena sudah pensiun, sekarang ya, cukup setahun
    sekali,” ujar Endriartono.
    Ryamizard, Bernard, dan Chappy, saat
    ditanya wartawan seusai pertemuan, juga menyatakan hal yang sama.
    Mereka meminta agar siapa pun tidak memolitisasi acara temu kangen
    tersebut. Sambil berkelakar, Ryamizard mengatakan, pertemuan membahas
    masalah kuliner.
    Lebih lanjut, menurut Endriartono, pernyataan
    Presiden Yudhoyono beberapa waktu lalu soal isu ”ABS” hanyalah
    penegasan agar TNI tetap netral. (DWA)

      Current date/time is Sun Dec 11, 2016 8:49 pm