Golkar: Bahas Pemekaran Setelah Pemilu

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Golkar: Bahas Pemekaran Setelah Pemilu

    Post by  on Fri Feb 06, 2009 5:52 pm

    JAKARTA, JUMAT Partai Golkar
    menyatakan sikap bahwa pembahasan mengenai pemekaran wilayah sebaiknya
    dilakukan setelah berlangsungnya pemilihan umum. Alasan yang diajukan,
    jika pemekaran suatu wilayah disetujui sebelum pemilu, maka akan
    berpengaruh pada konfigurasi daerah pemilihan dan pencalonan yang telah
    ditetapkan. Ketua DPP Partai Golkar Burhanuddin Napitupulu mengatakan,
    partainya tak menolak konsep pemekaran wilayah.
    "Kita
    tidak bicara menolak atau mendukung pemekaran. Yang pasti, Golkar ingin
    setelah terjadi penundaan demikian lama, kita melakukan pembahasan
    secara komprehensif. Kita lihat, menjelang pemilu, kalau dipaksakan
    pemekaran, akan berdampak terhadap dapil dan pencalonan. Oleh karena
    itu, di Golkar kita sepakat untuk ditunda (pemekaran) sampai selesai
    pemilu," papar Burhanuddin, seusai diskusi di Gedung DPD, Jumat (6/2).
    Untuk
    konteks pemekaran Provinsi Tapanuli (Protap) yang berujung kematian
    kader Golkar Abdul Azis Angkat, dikatakan Burnap, masih terjadi
    ketidaksepahaman di daerah tersebut. Menurutnya, masih ada dua
    kabupaten, yaitu Tapanuli Tengah dan Sibolga, yang tidak mau ikut dalam
    wilayah yang dimekarkan. "Di sana sendiri tidak ada kesatuan. Saran
    kami, buka mapping, apa tujuannya. Karena juga ada banyak permintaan bikin provinsi lain, seperti Nias, Sumatera bagian tenggara," lanjut dia.
    Ia
    membantah, sikap Golkar tersebut sebagai bentuk ketakutan pengurangan
    suara pada pemilu. Hal yang harus dilakukan pemerintah saat ini,
    menurutnya, melakukan desain ulang konsep pemekaran.

      Current date/time is Wed Dec 07, 2016 7:25 pm