Banjir Surut Warga Mengeluh Gatal-gatal

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Banjir Surut Warga Mengeluh Gatal-gatal

    Post by  on Fri Feb 06, 2009 6:01 pm

    LAMONGAN, JUMAT Banjir luapan Bengawan Solo yang
    menerjang wilayah Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan Gresik terus surut.
    Namun, warga tetap diminta mewaspadai kemungkinan banjir susulan karena
    permukaan air di papan pantau ketinggian air di Karangnongko,
    Bojonegoro, menunjukkan ada kenaikan meskipun normal.
    Sementara
    itu, warga korban banjir di Desa Truni, Kecamatan Babat, sejak banjir
    banyak yang mengeluhkan gatal-gatal. Hingga Jumat (6/2) siang, warga
    yang berobat di Posko Kesehatan sebanyak 151 orang. Menurut bidan Desa
    Truni, Luluk Wulansari, rata-rata warga mengeluh gatal-gatal dan
    inspeksi saluran pernapasan akut.
    Selain itu, warga mengeluhkan
    influenza, sakit maag, pegel linu, diare dua orang, darah tinggi, dan
    sakit mata atau gigi. "Pascabanjir diperkirakan warga yang mengeluhkan
    diare lebih banyak karena sebagian sumur warda terkontaminasi air
    banjir. Kami telah menyiapkan kaporit untuk 60 sumur warga," kata Luluk.
    Meskipun
    air surut, sebagian warga ada yang memanfaatkan air genangan banjir
    untuk membersihkan diri seperti terlihat di akses Jalan Desa Truni
    menuju Banjar dan Lawen Widang Tuban yang masih terendam air. Sebagian
    warga mulai membersihkan pakaian yang kotor dan membersihkan lumpur
    yang masuk ke rumah.

      Current date/time is Mon Dec 05, 2016 1:20 am