Deva Kejatuhan Baliho

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Deva Kejatuhan Baliho

    Post by  on Fri Feb 06, 2009 6:05 pm

    MAGELANG, JUMAT Angin lisus melanda enam
    kecamatan di Kabupaten Temanggung, Kamis (5/1) sore. Dalam peristiwa
    tersebut, empat rumah di tiga kecamatan roboh, sedikitnya 50 rumah
    mengalami kerusakan pada bagian atap, dan seorang anak, Deva (10),
    menderita luka di bagian kepala akibat tertimpa baliho di tepi jalan.
    Deva kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU)
    Djojonegoro Temanggung.
    Empat rumah yang roboh tersebut
    masing-masing adalah milik Marsaid dan Ahmad Anwar di Desa Purwosari,
    Kecamatan Candiroto; rumah milik Saluki di Desa Kentengan, Kecamatan
    Candiroto; serta Mahfur, di Desa Sunggingsari, Kecamatan Parakan.
    Selain di tiga kecamatan tersebut, angin juga dirasakan di Kecamatan
    Ngadirejo, Bulu, dan Kandangan.
    Selain itu, angin kencang juga
    menyebabkan dua pon pelindung jalan di depan Kantor Kecamatan Kandangan
    roboh dan menimpa mobil truk yang sedang melintas. Bagian depan mobil
    ringsek. Namun, pengendara truk, Slamet (53), berhasil menyelamatkan
    diri dan hanya mengalami luka ringan pada bagian kaki.
    Kepala
    Seksi Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kantor Kesatuan Bangsa, Politik,
    dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Temanggung Agus Sudaryono
    mengatakan, saat ini pihaknya bersama jajaran aparat di enam kecamatan
    tersebut sedang menginvetaris kerusakan dan total kerugian yang
    ditimbulkan bencana tersebut. Data tersebut nantinya akan diajukan
    untuk segera memperoleh bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
    Temanggung.
    "Namun, sejauh ini, kami sudah mengupayakan kegiatan
    tanggap darurat dengan terus mengalirkan bantuan bahan pokok, baik dari
    Pemkab Temanggung, maupun dari para donatur," ujarnya, Jumat.
    Angin
    lisus terjadi mulai pukul 16.00 WIB dan berlangsung selama setengah
    jam. Pada Jumat pagi, warga pun mulai bekerja bakti, memperbaiki atap
    50 rumah yang rusak karena sebagian besar gentingnya beterbangan disapu
    angin.
    Pada hari yang sama, sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 WIB,
    angin lisus juga menerjang Kabupaten Magelang. Akibat bencana tersebut,
    sebuah rumah milik Ny Zainab di Desa Krinjing, Kecamatan Kajoran, roboh
    dengan nilai kerugian ditaksir sekitar Rp 10 juta. Selain itu, satu
    rumah, milik Warsi, rusak parah akibat tertimpa pohon dengan nilai
    kerugian berkisar Rp 4 juta.
    Di Desa Ngasinan, Kecamatan Grabag,
    angin kencang juga telah menyebabkan sebuah pohon beringin roboh
    menimpa sebuah kabel listrik. Akibatnya, aliran listrik di sepanjang
    jalan Desa Ngasinan menuju Desa Ngablak, Kecamatan Ngablak, mati total
    mulai jam 16.00 hingga 21.00 WIB.
    Kepala Seksi Perlindungan
    Masyarakat Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Penanggulangan Bencana
    Kabupaten Magelang Heri Prawoto mengatakan, angin lisus juga melanda
    Kecamatan Ngablak dan Secang.
    "Walaupun tidak merusak rumah
    ataupun menimbulkan korban jiwa, angin lisus di dua kecamatan tersebut
    telah menyebabkan ratusan spanduk, bendera, baliho, dan pohon-pohon
    roboh," ujarnya. (EGI)

      Current date/time is Tue Dec 06, 2016 7:47 am