Partai Demokrat Yakin Dapat Koalisi

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Partai Demokrat Yakin Dapat Koalisi

    Post by  on Sun Feb 08, 2009 5:30 pm

    JAKARTA, MINGGU Rapat Pimpinan
    Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat memfokuskan strategi memenangi
    pemilu legislatif. Selain itu, Partai Demokrat juga yakin akan
    mendapatkan partner untuk berkoalisi setelah pemilu legislatif nanti
    meski saat ini masih diragukan kekuatan koalisinya dengan partai lain.
    "Memang
    kami belum agendakan pembahasan capres dan cawapres apalagi koalisi
    karena semua parpol juga pasti berkonsentrasi pada pemilu legislatif,"
    kata
    Ketua DPP Bidang Politik dan Otonomi
    Daerah Partai Demokrat Anas Urbaningrum seusai pembukaan Rapimnas
    Partai Demokrat di Hall D, Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta, hari
    ini.
    Ia mengatakan, mengenai koalisi
    dengan partai lain juga belum dibicarakan, tetapi ia yakin Partai
    Demokrat dapat berkoalisi dengan partai mana pun. "Kami yakin tak
    kesulitan mendapatkan partner koalisi yang cocok, satu visi dan haluan
    yang dapat diikat dalam satu semangat untuk bekerja bersama-sama,"
    katanya.
    Mengenai koalisi, Andi
    mengatakan, koalisi tak relevan dibicarakan saat ini karena yang
    penting dari suatu koalisi adalah modal dasar politik parpol yang
    diajak koalisi. "Nah, modal dasar partai itu baru kelihatan setelah
    pemilu legislatif karena konteksnya untuk mengusung capres/cawapres.
    Kalau belum ada modal dasarnya ya baru wacana koalisi," ujarnya.
    Menurut
    Anas, partainya akan berkoalisi dengan partai besar maupun partai
    kecil. "Kami siap berkoalisi dengan partai mana pun yang bervisi dan
    haluan sama. Saya kira banyak partai yang punya haluan yang sama dengan
    kami, jadi tak perlu kuatir," tuturnya.
    Sementara
    itu, Andi Malarangeng membenarkan perkataan SBY untuk tidak
    membicarakan tentang capres dan cawapres dulu supaya tak memberikan
    angin surga. "Karena mereka juga tokoh-tokoh yang punya harga diri,
    karena itu setelah pemilu legislatif baru bicara soal itu," ujarnya.
    "Inilah etika politik yang dikembangkan partai ini, daripada sudah shopping capres/cawapres, tapi tahu-tahu pepesan kosong," tutur Andi.Ia juga membantah isu partainya itu miskin kader karena dalam Rapimnas ini banyak ditemui kader-kader yang berkualitas.

      Current date/time is Wed Dec 07, 2016 7:28 pm