Ratusan Pintu Irigasi di Tangerang Tidak Berfungsi

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Ratusan Pintu Irigasi di Tangerang Tidak Berfungsi

    Post by  on Sun Feb 08, 2009 5:34 pm

    TANGERANG, MINGGU Sebanyak 189 dari total 474
    pintu air irigasi di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, tidak
    berfungsi karena rusak. "Pintu air yang rusak mencapai 40 persen dari
    jumlah seluruhnya di Kabupaten Tangerang," kata Kepala Bidang Pengairan
    Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Tangerang Yulianto, Minggu
    (8/2).
    Yulianto mengatakan, kerusakan pintu air irigasi tersebut
    menyebabkan penyebaran aliran air sungai dari wilayah hulu tidak merata
    ke sejumlah titik di hilir. Selain itu, kerusakan pintu air irigasi
    juga mengancam terjadi musibah banjir karena pintu pengendali air tidak
    berfungsi sehingga air mengalir hanya ke beberapa titik.
    Dinas
    Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Tangerang mendapatkan laporan,
    tingkat pencurian pintu air irigasi yang menyebabkan kerusakan mencapai
    100 kasus, sedangkan sisanya karena sudah lama sehingga butuh
    perbaikan. "Kerusakan pintu irigasi sudah terjadi sejak dua tahun lalu
    yang sebagian besar disebabkan karena dicuri dan usianya yang sudah
    tua," ujarnya.
    Yulianto mengatakan, saluran irigasi di Kabupaten
    Tangerang mendapatkan pasokan dari Sungai Cisadane dan Cidurian yang
    disebarkan untuk mengaliri areal persawahan seluas 32.575 hektar.
    Saluran irigasi yang dinilai masih baik mencapai 60 persen dari 297
    kilometer irigasi utama (primer) yang mengalir di wilayah Kabupaten
    Tangerang.
    Secara teknis, aliran air Sungai Cisadane mampu
    mengaliri lahan sawah seluas 22.303 hektar, sedangkan Sungai Cidurian
    memasok air ke areal persawahan seluas 10.271 hektar.
    Yulianto
    juga menuturkan, pihaknya mendapatkan dana dari Anggaran Pendapatan
    Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Tangerang tahun 2009 untuk
    perawatan dan normalisasi pintu irigasi pada enam titik sebesar Rp 250
    juta.
    Pemerintah Kabupaten Tangerang hanya memiliki kewenangan
    merawat pintu irigasi, sedangkan proses perbaikannya menjadi tanggung
    jawab pemerintah pusat. Namun, hingga saat ini Pemkab Tangerang belum
    mendapatkan bantuan dana ataupun laporan untuk perbaikan saluran dan
    pintu pengendali aliran air ke areal sawah tersebut.

      Current date/time is Tue Dec 06, 2016 7:50 am