Hamas Harapkan Gencatan Senjata Segera

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Hamas Harapkan Gencatan Senjata Segera

    Post by  on Sun Feb 08, 2009 5:54 pm

    GAZA, MINGGU Gerakan Hamas berharap kesepakatan
    gencatan senjata dengan Israel dapat disepakati dalam beberapa hari
    mendatang jika Israel memberi jawaban meyakinkan mengenai penghentian
    blokade.

    Juru bicara Hamas di Gaza, Fawzi Barhoum, Minggu (8/2),
    menyatakan, ia berharap kesepakatan gencatan senjata akan diumumkan
    dalam beberapa hari mendatang, "Jika kami menerima jawaban meyakinkan
    dari Mesir mengenai pengepungan dan perlintasan".

    "Jika saudara
    kami Mesir menerima jawaban meyakinkan dari Israel atas pertanyaan
    kami, kami mungkin akan mencapai sebuah kesepakatan terhormat dalam
    beberapa hari mendatang yang akan mengakhiri pengepungan dan membuka
    kembali perlintasan (di perbatasan)," kata Barhoum.

    Mahmoud
    Zahar, seorang pemimpin senior Hamas, Sabtu, muncul di publik untuk
    pertama kali sejak serangan gencar yang dilakukan Israel pada Desember,
    memimpin delegasi Hamas untuk perundingan gencatan senjata di Kairo.

    Empat
    delegasi menyeberang ke Mesir, Sabtu sore, melalui Rafah, perbatasan
    Gaza-Mesir, untuk melakukan perundingan lebih lanjut dengan pejabat
    intelijen senior Mesir mengenai kesepakatan gencatan senjata dan dialog
    nasional.

    Barhoum mengatakan, jawaban yang diharapkan delegasi
    Hamas dapat diterima dari Israel melalui juru penengah dari Mesir
    terkait dengan 20 persen barang-barang yang tidak diizinkan Israel
    masuk ke Gaza.

    Hamas juga meminta klarifikasi mengenai mekanisme
    operasi perlintasan di perbatasan dan peran pengawas Eropa, namun
    menyangkal telah menerima pengawas bersama Turki-Perancis mengenai
    perbatasan. "Kami ingin mengetahui apakah peran pengawas asing berupa
    pengamanan, teknis, atau administratif. Kami sesungguhnya tidak meminta
    jaminan dari Mesir, namun Mesir harus memastikan jaminan yang
    mewajibkan penjajah menghormati kesepakatan."

      Current date/time is Wed Dec 07, 2016 7:28 pm