Korban Kebakaran Australia Jadi 65 Orang

    Share


    Registration date : 1970-01-01

    hot tread Korban Kebakaran Australia Jadi 65 Orang

    Post by  on Sun Feb 08, 2009 5:54 pm

    BRISBANE, MINGGU - Jumlah korban tewas dalam
    bencana kebakaran semak belukar di negara bagian Victoria, Australia,
    hingga Minggu pukul 18.00 waktu setempat, bertambah menjadi 65 orang.

    Jumlah
    ini melebihi bencana kebakaran di Victoria pada 1983 dimana dalam
    peristiwa yang dikenal dengan sebutan "Ash Wednesday" itu, sebanyak 47
    orang tewas, demikian media setempat melaporkan, Minggu sore.

    Bencana
    ini mendapat perhatian luas media massa Australia, diantaranya Stasiun
    TV "Saluran Tujuh" yang menurunkan laporan khusus mengenai peristiwa
    memilukan ini.

    Di antara kota kecil yang diliput luas adalah Kinglake dimana sedikitnya 29 orang korban tewas dan lebih dari 500 rumah hancur.

    Dalam
    pernyataan persnya, Perdana Menteri Kevin Rudd mengatakan, rakyat
    Australia berdiri di belakang negara bagian Victoria dan Angkatan
    Bersenjata Australia (ADF) untuk membantu kapan pun diperlukan.
    "Dimana pun itu, komunitas mana pun itu, dan apapun yang bisa dilakukan
    ADF, kami akan bantu," katanya di Kangaroo Ground, Victoria.

    Rudd
    mengatakan, pemerintah federal dan pemerintah negara bagian Victoria
    sepakat mengalokasikan dana senilai 10 juta dolar Australia. "Saya juga
    mengimbau seluruh rakyat Australia mengulurkan bantuannya," katanya.

    Pemerintah
    federal sendiri telah menyiapkan bantuan tunai melalui "pembayaran
    Pemulihan Bencana Pemerintah Australia" masing-masing 1.000 dolar bagi
    setiap warga berusia dewasa dan 400 dolar bagi setiap anak.

    Para
    korban kebakaran semak belukar terburuk sejak 1983 itu tidak hanya
    terjadi di Kinglake tetapi juga Kinglake West, St.Andrews, Wandong,
    Callignee, Hazelwood, Jeeralang, Humevale, Bendigo, Upper Callignee,
    Long Gully, Strathewan dan Arthurs Creek.

    Sementara itu, dalam
    penjelasannya kepada ANTARA, Konsul Jenderal RI di Melbourne, Budiarman
    Bahar, mengatakan, sekitar 20 ribu warga Indonesia di Victoria, "aman"
    dari bencana kebakaran semak belukar tersebut, namun mereka akan terus
    dipantau.

    "Sampai saat ini belum ada laporan dan mudah-mudahan
    tidak ada warga negara kita yang terkena. Jumlah warga kita di seluruh
    Victoria berkisar antara 19 ribu dan 20 ribu orang. Ada pun
    kantong-kantong masyarakat kita berada di antara Melbourne dan
    Geelong," katanya.

    Budiarman meminta semua WNI mematuhi
    imbauan pemerintah setempat supaya tidak mengunjungi daerah-daerah
    pedesaan yang terancam bencana kebakaran semak belukar.

      Current date/time is Wed Dec 07, 2016 12:56 am