Curhat ==> Perselingkuhan

    Share

    -|DC|-
    FB3 Staff
    FB3 Staff

    Male
    Jumlah posting : 782
    Age : 104
    Location : Punkin Corner, ID
    Job/hobbies : Chips
    Registration date : 2008-08-02

    news Curhat ==> Perselingkuhan

    Post by -|DC|- on Sat Nov 29, 2008 3:01 am

    Berbagi cerita dengan rekan kerja memang terkadang menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi beban yang terpendam dalam hati. Sharing, curhat, hanyalah sebagai pelampiasan kekesalan yang kadang tidak bisa dengan mudah kita utarakan kepada keluarga, suami atau istri.

    Curhat dengan rekan kerja wanita? Hm, bukan hal yang luar biasa, namun efek dari curhatnya yang bisa luar biasa. Berawal dari desah lelah, atau gumam kesal lalu disambut dengan pertanyaan ramah, Kenapa? Kesal yaaa...? Cerita aja biar kamu lega" akan terdengar sebagai sentuhan segar.

    Kalau beruntung bisa menemukan teman berbagi yang cocok, bukan tidak jarang berlanjut jadi teman makan siang, lalu makan malam, dan teman bermalam minggu, dst.... Teman curhat yang merupakan lawan jenis, akan membuat Anda terperangkap dalam konsep, soulmate.

    Dia akan menjadi pendengar yang baik buat Anda. Apalagi kalau memberikan tanggapan sesuai dengan keinginan Anda. Lalu Anda jatuh suka. Sah-sah aja, asal jangan ada yang menanti dirumah (baca: anak & istri).

    Pria-pria yang sudah mantap berpikir, bisa menjaga untuk tidak terjerumus dalam sebuah perselingkuhan secara fisik, tapi apakah perselingkuhan emosi juga bisa dicegah. Ya, memang bukan melulu jadi konsumsi pria, wanitapun mampu demikian. Namun kali inikita membicarakan tentang sisi kaum Adam ok.

    Ada pakar psikolog Amerika yang menyatakan bahwa selingkuh harus terdari dari 3 komponen : keintiman emosional yang melebihi perkawinannya, getaran seksual dan kerahasiaan. Atau dengan kata lain, persahabatan menjadi pelampiasan perkawinan bahkan menggeser kedudukan lembaga perkawinan itu sendiri.

    Kantor merupakan sumber terbesar dari sebuah emotional infidelity, demikian beberapa pendapat mengatakan. Sekalipun tidak harus mencapai titik dimana seks terlibat didalamnya, tapi bagi merka yang sudah berkeluarga dan terlibat dalam emotional infidelity, sudah merupakan sebuah pergeseran nilai.

    Berikut adalah 10 tips untuk menghindari Emotional Infidelity (kalau memang mau menghindar):

    1. Urusan kantor cukup diselesaikan dikantor

    2. Hindari "copy darat" dengan rekan kerja wanita

    3. Bertemulah dalam kelompok jangan "one on one"

    4. Cari pilihan kata yang baik untuk mengakhiri sebuah pembicaraan yang bersifat pribadi

    5. Jangan membicarakan masalah pribadi diluar jam kantor

    6. Jangan berbagi perasaan sembrangan

    7. Jujurlah pada diri sendiri

    8. Hindari sentuhan fisik dengan rekan wanita Anda,

    9. Jangan mabuk saat bersama rekan wanita (diluar jam kantor of course!)

    10. Tunjukkan komitmen kepada pasangan, setiap hari!

    Dan yang terakhir, cara paling ampuh adalah mengenali diri anda sendiri, apa yang anda inginkan dan selalu bersyukurkan atas apa yang anda miliki.


    __eDHo__ :great: :na: :lol:









      Current date/time is Tue Dec 06, 2016 9:55 am