ZIMBABWE NYATAKAN KEADAAN DARURAT NASIONAL

    Share

    ©-®-£™².666
    Super Moderator
    Super Moderator

    Male
    Jumlah posting : 666
    Age : 98
    Location : GATE FREEDOM
    Job/hobbies : MARKETING / HIKING ,TRAVELING, CAMPING, JUMPING , MALING , SISKAMLING, MANCING , FUCKING & SINGING..
    Registration date : 2008-08-05

    new ZIMBABWE NYATAKAN KEADAAN DARURAT NASIONAL

    Post by ©-®-£™².666 on Tue Dec 09, 2008 2:59 pm

    Zimbabwe Nyatakan Keadaan Darurat Nasional



    Kamis, 4 Desember 2008 | 18:53 WIB

    HARARE, RABU - Zimbabwe umumkan kondisi gawat darurat menyusul kolapsnya sistem layanan kesehatan dan epidemi kolera yang terjadi hingga butuh bantuan internasional seperti makanan, obat dan peralatan rumahsakit untuk menyokongnya.
    "Secara tertulis, rumah sakit pusat kami sudah tidak bisa berfungsi lagi,' ungkap Menteri Kesehatan, David Parirenyatwa, Rabu waktu setempat usai mengikuti pertemuan antara pemerintah dengan petugas bantuan internasional seperti dikutip Harian The Herald.
    Menkes menyatakan status genting ini pada pertemuan dan mengharapkan bantuan berupa uang untuk membeli makanan, obat-obatan, peralatan rumah sakait dan honor untuk para dokter serta perawat.
    "Staf kami patah arang dan kami butuh dukungan Anda untuk meyakinkan mereka agar bekerja kembali dan menormalkan kembali sistem kesehatan kami," ujar David.
    Epidemi kolera muncul akibat kurangnya air bersih dan rusaknya pipa saluran air yang mengakibatkan tewasnya 500 warga lebih di negeri itu, ungkap PBB.
    Tanpa pertolongan, situasi ini akan makin buruk, jelas Walter Mzembi, wakil Menteri Peraian yang juga menghadiri pertemuan, Rabu itu. Dia mengatakan bahwa kementrian hanya punya bahan kimia yang mampu membersihkan air untuk jangka waktu 12 minggu lebih sedikit secara nasional.
    Agen-agen PBB, kedutaan dan LSM dimintai bantuannya. "Kami butuh pool untuk menyatukan segala bantuan dan perlu memantau seberapa mampu kami merespons kondisi gawat darurat ini," ujar Agostino Zacarias, Direktur Program Pembangunan PBB di Zimbabwe.
    Zimbabwe mengalami inflasi yang sangat tinggi, paling tinggi sedinia dan kekurangan makanan dan peralatan dasar sehari-hari. Pemerintah, sementara ini lumpuh sejak pemilu Maret yang menegangkan dengan Presiden Robert Mugabe dan pertikaian oposisi merebutkan pembagian kekuasaan sebagai latar belakang situasi.
    Meski takut dengan ancaman penangkapan, warga Zimbabwe sangat ingin melakukan protes pada pemerintah atas krisis yang makin buruk ini. Huru-hara terjadi Rabu saat para pemotres yang terdiri dari dokter dan perawat dibubarkan oleh polisi. Beberapa aktivis dilaporkan tertangkap dan dipisahkan dari rombongan pemrotes.
    Para negara tetangga wilayah Afrika Selatan saat ini sedang membicarakan langkah penatalaksanaan kolera. Diskusi menjadi pokok persoalan paling penting saat ini. Presiden Afrika Selatan Kgalema Motlanthe merencanakan untuk mengadakan rapat kabinet "untuk membahas cara-cara yang bisa ditempuh Afrika Selatan dengan negara-engara lain di wilayah itu, meminta bantuan organisasi sosial dan kemanusiaan untuk situasi mendesak ini," ujar juru bicara Themba Maseko, Selasa waktu setempat.
    Awal pekan ini, pejabat tinggi Afrika Selatan mengatakan bahwa bakteri penyebab kolera ditemukan di penampungan air Afrika Selatan di Sungai Limpopo, yang juga menjadi bagian dari batas wilayah negara Zimbabwe.



    Hidup adalah Anugrah


    ©-®-£™².666
    Super Moderator
    Super Moderator

    Male
    Jumlah posting : 666
    Age : 98
    Location : GATE FREEDOM
    Job/hobbies : MARKETING / HIKING ,TRAVELING, CAMPING, JUMPING , MALING , SISKAMLING, MANCING , FUCKING & SINGING..
    Registration date : 2008-08-05

    new Re: ZIMBABWE NYATAKAN KEADAAN DARURAT NASIONAL

    Post by ©-®-£™².666 on Tue Dec 09, 2008 3:02 pm

    12.500 Warga Zimbabwe Terjangkit Kolera


    amis, 4 Desember 2008 | 05:10 WIB

    HARARE, RABU - Wabah kolera yang melanda Zimbabwe sudah menelan 565 orang tewas dan 12.500 warga lainnya dilaporkan terjangkit kolera, dengan kemungkinan tewas apabila tidak segera ditolong. Situasi nestapa ini berlangsung saat krisis politik Zimbabwe yang belum selesai dan serikat buruh serta para petugas medis berdemonstrasi menuntut perbaikan upah.
    Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan di Zimbabwe, Rabu (3/12), mengatakan, wabah kolera terus meminta korban. Sejauh ini dilaporkan 565 orang tewas dan 12.500 warga Zimbabwe terinfeksi kolera. Ratusan orang telah melarikan diri ke Afrika Selatan untuk perawatan. Situasi ini menambah tekanan bagi pemimpin di wilayah itu untuk menyelamatkan Zimbabwe dari tepi kehancuran.
    Harare, ibu kota Zimbabwe, yang paling parah terkena kolera, dengan 177 orang tewas dan 6.448 kasus terinfeksi; lebih dari setengah angka total nasional. Parahnya, para petugas medis di Harare dan seluruh wilayah Zimbabwe lainnya tidak memiliki cukup obat untuk mengatasinya.
    Menyebarnya kolera melewati perbatasan Zimbabwe juga akan memaksa negara-negara tetangga untuk mengambil tindakan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kolera—yang sebenarnya dapat dicegah dan disembuhkan itu—telah menyebar ke Afrika Selatan, Mozambik, dan Botswana.
    Pejabat kesehatan mengatakan, kolera telah terdeteksi di Sungai Limpopo, Afrika Selatan, di perbatasan dengan Zimbabwe. Federasi Internasional Palang Merah mengatakan, Rabu, enam orang tewas karena kolera di Afrika Selatan, dengan 400 kasus dilaporkan. ”Kolera disebabkan makanan atau air yang tercemar bakteri vibrio cholerae,” kata WHO.
    Protes merebak
    Di tengah wabah kolera dan krisis politik yang sudah berlangsung setahun, polisi antihuru-hara Zimbabwe yang bersenjatakan pentungan membubarkan aksi protes serikat buruh serta dokter dan perawat di Harare, Rabu.
    Aksi protes serikat buruh itu guna mengecam tentang nilai uang dollar Zimbabwe yang terus merosot tak berharga. Zimbabwe mengalami kemerosotan ekonomi yang membuat angka inflasi di negara itu mencapai jutaan persen. Perekonomian Zimbabwe sebelumnya termasuk salah satu yang terbaik di Afrika.
    Bank Sentral Zimbabwe kemarin menerapkan batasan penarikan uang tunai dan meluncurkan uang baru dengan nilai nominal yang lebih tinggi. Namun, kebijakan ini belum berdampak pada perekonomian Zimbabwe. Masyarakat antre di bank-bank untuk menarik uang tunai.
    Aksi protes juga dilakukan serikat pekerja kesehatan yang berdemonstrasi menuntut gaji dan kondisi pekerjaan yang lebih baik. Aksi protes ini berlangsung saat mereka harus melayani pasien yang terkena kolera.
    Rumah-rumah sakit umum sebagian besar tutup karena kekurangan obat dan peralatan. Aksi pemogokan dokter dan perawat yang sering terjadi untuk menuntut gaji yang lebih baik ini membuat kondisi kesehatan di negara itu semakin buruk.
    Kondisi di Zimbabwe kian diperburuk dengan krisis politik yang sudah berlangsung hampir setahun. Kubu Presiden Robert Mugabe dan pemimpin oposisi Morgan Tsvangirai menghadapi jalan buntu soal pembagian kekuasaan.



    Hidup adalah Anugrah


      Current date/time is Tue Dec 06, 2016 9:56 am