ALI ALATAS WAFAT

    Share

    --.666
    Super Moderator
    Super Moderator

    Male
    Jumlah posting : 666
    Age : 98
    Location : GATE FREEDOM
    Job/hobbies : MARKETING / HIKING ,TRAVELING, CAMPING, JUMPING , MALING , SISKAMLING, MANCING , FUCKING & SINGING..
    Registration date : 2008-08-05

    hot tread ALI ALATAS WAFAT

    Post by --.666 on Fri Dec 12, 2008 11:05 am



    Ali Alatas Wafat, Rombongan Presiden Hening
    KOMPAS/DUDI SUDIBYO
    Ali Alatas
    Selamat Jalan, Sang Diplomat Ali Alatas/KompasTV
    Artikel Terkait:

    * PM Badawi: Alatas Negarawan Terhormat
    * Diupayakan Hari Ini, Jenazah Ali Alatas Mungkin Tiba Esok
    * Selamat Jalan Alex...
    * Jenazah Ali Alatas Dibawa ke Jakarta Hari Ini

    Kamis, 11 Desember 2008 | 13:08 WIB

    Laporan wartawan Persda Network Ade Mayasanto

    JAKARTA, KAMIS Kepergian Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Ali Alatas menghadap Ilahi mengagetkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pasalnya, saat bertatap muka dengan Ali Alatas di RS Mounth Elizabeth, beberapa waktu lalu, kondisi kesehatan Ali Alatas berangsur membaik. Mantan Menlu RI ini bahkan sempat diperkenankan pulang seiring makin membaiknya kondisi kesehatan.

    Namun, Ali Alatas justru wafat sekitar pukul 07.30 menjelang kepulangan Presiden Yudhoyono dari Bali menuju Jakarta. "Presiden waktu itu sedang di Bali dan baru saja menerima Menlu Bangladesh. Sewaktu bersiap-siap ke airport, dalam perjalanan, Presiden di dalam kendaraan diberi tahu tentang berita duka tersebut," ujar Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (11/12).

    Atas kabar duka yang datang mendadak itu, menurut Dino, Presiden Yudhoyono terlihat sedih. "Berita ini sangat berat dan kami merasa terpukul karena tidak terduga," ucap Dino. Dino menceritakan, sepanjang perjalanan dari Bali menuju Jakarta, di dalam burung besi yang mengangkut SBY berikut rombongan terlihat hening. "Ada suasana berkabung yang sangat terasa di pesawat. Semua delegasi diam dan termenung atas kepergian Ali," tuturnya.

    Namun, tutur Dino, Presiden Yudhoyono bersyukur lantaran saat menjalani perawatan di RS Mounth Elizabeth, dirinya sempat bertatap muka dengan Ali Alatas. "Presiden sangat menghormati Ali Alatas," tukasnya seraya menyatakan, Presiden Yudhoyono menganggap Ali Alatas adalah negarawan di Indonesia. "Beliau sudah lama menjalin hubungan. Dulu waktu masih di TNI dan menjadi menteri, beliau memandang Ali sebagai diplomat ulung dan seorang yang dihormati oleh masyarakat internasional," ujarnya.

    Tidak hanya itu, selama menjadi Watimpres SBY, Ali Alatas sering memberikan pandangan dan penilaian penting atas peran Indonesia di dunia. "Sampai akhir hayat beliau selalu semangat menjalankan tugasnya. Beliau selalu memberi masukan-masukan secara jujur dan selalu berbobot, apa adanya, serta utamakan kepentingan nasioal," tukasnya.

    Menurut rencana, jenazah Ali Alatas tiba di Jakarta sekitar pukul 18.00. Jenazah akan disemayamkan di rumah duka dan kemudian esok harinya, Jumat pagi sekitar pukul 09.00, diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Kalibata. "Dimakamkan di TMP Kalibata karena beliau mempunyai bintang Adi Mahaprana dan juga bintang Republik Indonesia Utama," urai Dino.



    Hidup adalah Anugrah


    --.666
    Super Moderator
    Super Moderator

    Male
    Jumlah posting : 666
    Age : 98
    Location : GATE FREEDOM
    Job/hobbies : MARKETING / HIKING ,TRAVELING, CAMPING, JUMPING , MALING , SISKAMLING, MANCING , FUCKING & SINGING..
    Registration date : 2008-08-05

    hot tread Re: ALI ALATAS WAFAT

    Post by --.666 on Fri Dec 12, 2008 11:15 am

    Presiden: Indonesia Kehilangan Diplomat Tangguh

    umat, 12 Desember 2008 | 10:45 WIB

    JAKARTA, JUMAT Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, bangsa dan negara Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya yang berjasa sebagai diplomat yang cemerlang, tokoh internasional yang dihormati, dan juga negarawan terhormat.

    "Upacara kemiliteran ini merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan atas dharma bakti dan jasa almarhum selama hidupnya," kata Presiden dalam sambutannya saat memimpin upacara permakaman jenazah almarhum Ali Alatas di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

    Presiden menambahkan, almarhum yang lahir di Jakarta, 4 November 1932, itu merupakan diplomat andal yang tangguh dan piawai dalam bernegosiasi di meja perundingan regional dan internasional. "Beliau juga gigih berjuang untuk kepentingan nasional, baik saat menjabat sebagai Dubes RI di PBB maupun sebagai Menteri Luar Negeri selama 12 tahun," ujar Presiden.

    Presiden menambahkan, Ali Alatas sepanjang hidupnya juga mencatat prestasi tinta emas dalam peran dan kontribusinya melakukan normalisasi hubungan RI dan China pada 1990 dan menciptakan perdamaian di Timor Timur pada 1999 serta mewujudkan piagam baru ASEAN pada 2007.



    Hidup adalah Anugrah


      Current date/time is Tue Dec 06, 2016 7:48 am